SOAL EPIDEMIOLOGI
NAMA : AINI QUR’ANI SAM
STAMBUK : N 201 15 033
KELAS : A/KESEHATAN MASYARAKAT
1.
Penyakit menular adalah penyakit yang dapat
ditularkan dari orang satu ke orang lain baik secara langsung maupun melalui
perantara yang disebabkan oleh kuman yang menyerang tubuh manusia. Kuman ini
dapat berupa virus, bakteri, amuba, atau jamur. Berikut ini merupakan penyakit
menular, kecuali….
a.
HIV
b.
TBC
c.
Influenza
d.
Kanker
e.
Kudis
2.
Transisi epidemiologi terjadi seiring dengan
berubahnya gaya hidup, sosial ekonomi dan meningkatnya umur harapan hidup yang
berarti meningkatnya pola risiko timbulnya penyakit degeneratif seperti
penyakit jantung koroner, diabetes melitus, hipertensi, dsb. Transisi epidemiologi
bermula dari suatu perubahan yang kompleks dalam pola kesehatan dan pola
penyakit utama penyebab kematian. Bagaimana perubahan pola kesehatan yang
dimaksud?
a.
Terjadi peningkatan prevalensi penyakit infeksi
(penyakit menular) dan penyakit non infeksi (penyakit tidak menular)
b.
Terjadi penurunan prevalensi penyakit infeksi
(penyakit menular) dan penyakit non infeksi (Penyakit tidak menular)
c.
Tidak terjadi perubahan yang signifikan antara
penyakin infeksi (penyakit menular) maupun penyakit non infeksi (penyakit tidak
menular)
d.
Terjadi peningkatan prevalensi penyakit infeksi
(penyakit menular), sedangkan terjadi penurunan penyakit non infeksi (penyakit
tidak menular) .
e.
Terjadi
penurunan prevalensi penyakit infeksi (penyakit menular), sedangkan penyakit
non infeksi (penyakit tidak menular) justru semakin meningkat.
3.
Bagaimana kondisi penderita apabila sudah
memasuki fase subklinis?
a.
Sudah ada interaksi awal antara faktor-faktor
host, agent dan environment. Penyakit belum berkembang tapi kondisi yang melatarbelakangi
untuk terjadinya penyakit telah ada
b.
Terjadi perubahan-perubahan pada jaringan tubuh
telah cukup untuk memunculkan gejala-gejala (symptoms) dan tanda-tanda (signs)
penyakit.
c.
Sudah
terjadi perubahan faali atau sistem dalam tubuh manusia (proses terjadinya
sakit) telah terjadi, namun perubahan tersebut di atas tidak cukup kuat untuk
menimbulkan keluhan sakit.
d.
Merupakan tahap akhir dimana fase ini dapat
berkembang menjadi sembuh total, sembuh dengan cacat atau gejala sisa, dan
penyak menjadi kronis
e.
Belum terjadi interaksi antara host, agent, dan
environment
4.
Pada suatu kejadian luar biasa keracunan makanan
terdapat 50 orang penderita dan 15 diantaranya adalah anak-anak. Maka rasio
anak terhadap orang dewasa adalah……..
a.
0,
428
b.
0,3
c.
3,33
d.
2,1
e.
0,72
5.
Di desa X banyak masyarakat terjangkit TBC, maka
dari itu hendak dilakukan sebuah tes untuk memisahkan orang yang benar-benar
sakit atau orang sehat. Tes ini dilakukan pada 400 penderita TBC dan 600 bukan
penderita. Hasil yang diperoleh yakni hasil positif pada 200 orang pada
penderita, dan juga 100 orang pada yang tidak menderita (DBD). Hitung
sensitivitas dan spesivitas dari kasus diatas…..
a.
0,5 dan 0,8
b.
0,5
dan 0,16
c.
0,8 dan 1,5
d.
0,8 dan 1,0
e.
1,0 dan 1,5
6. Proses
memisahkan orang yang sakit pada kelompok orang yang tidak sehat dan orang yang
sehat pada kelompok orang yang tidak sakit merupakan pengertian dari ….
a. Screening d. Frekuensi
b. Sensitivitas e. Transisi epidemiologi
c. Spesitivitas
7.
Tahap-tahap riwayat
alamiah penyakit, yaitu ….
a. Tahap
diagnosis – Tahap tes laboratorium
b. Tahap prepatogenesis –
Tahap pathogenesis – Tahap pasca pathogenesis
c. Tahap
perubahan pada host – Tahap perubahan
pada lingkungan
d. Mammografi
– Pap Smear – EKG
e. Tahap
I – Tahap II
8. Salah
satu penyebab terjadinya transisi epidemiologi adalah ….
a. Perkembangan
penyakit tanpa campur tangan medis
b. Perubahan struktur
penduduk
c. Adanya
hubungan sebab-akibat
d. Adanya
interaksi awal antara agent-host-environment
e. Terjadinya
fenomena gunung es
9. Pada
populasi yang terdiri dari 500 orang, 20 orang diantaranya menderita penyakit
malaria. Besarnya proporsi penderita penyakit malaria pada populasi ini adalah
….
a. 5
% c. 2 % e. 4 %
b. 10
% d. 20 %
10.
Perhatikan tabel
berikut!
Dari tabel diatas,
diketahui bahwa sensitivitas dan spesifisitas dari penyakit malaria pada 1000
orang adalah ….
a. 20 % dan 5,26 % d. 16 % dan 20 %
b. 16
% dan 27 % e. 12 % dan 20 %
c. 10
% dan 20 %
11. Mengapa
perlu dilakukan definisi kasus untuk epidemiologi?
a.
Untuk
pegangan mencari penyebab dalam upaya mengembangkan strategi pencegahan
b. Untuk
mengetahui etiologi penyakit yang selanjutnya dipakai untuk mengarahkan
pengobatan
c. Untuk
mendapatkan jabaran diagnosis komunitas yang tepat dan seragam
d. Untuk
mendapatkan jabaran diagnosis yang terpakai dalam pengumpulan data
e. Untuk
mengetahui luaran (outcome) dari
penelitian
12.
Perkembangan penyakit
tanpa campur tangan medis atau bentuk intervensi lainnya sehingga suatu
penyakit berlangsung secara natural merupakan pengertian dari....
a. Transisi
epidemiologi d. Tahap pre-patogenesis penyakit
b. Frekuensi
suatu penyakit e. Tahap patogenesis penyakit
c.
Riwayat
alamiah penyakit
13.
Berikut ini adalah
beberapa dalil epidemiologi, kecuali....
a. Kematian
merupakan faktor penentu dalam dinamika kependudukan
b. Transisi
terjadi sebagai akibat perubahan panjang pola penyakit infeksi ke penyakit
tidak menular
c. Perubahan
yang tidak memberikan dampak pada semua strata atau tatanan sosial masyarakat
d.
Penyakit
infeksi menurun sedangkan penyakit tidak menular segera memuncak
e. Adanya
variasi khusus dalam pola, laju, faktor penentu dan akibat perunahan
kependudukan.
14.
Proporsi merupakan
nilai relatif yang dihasilkan dari perbandingan dua nilai kuantitatif yang
pembilangnya merupakan bagian dari penyebut serta sering dinyatakan dalam
persen.
Jadi, jika pada populasi yang terdiri atas 500 orang, 20
orang diantaranya menderita penyakit malaria. Maka, proporsi penderita malaria
dalam populasi ini adalah....
a. 2% d. 4%
b. 12% e. 40%
c. 20%
15.
Rasio merupakan nilai
relatif yang dihasilkan dari perbandingan dua nilai kuantitatif yang
pembilangnya tidak merupakan bagian dari penyebut.
Jadi, jika pada suatu kejadian luar biasa (KLB) keracunan
makanan terhadap 50 orang penderita, dimana 30 diantaranya adalah anak-anak dan
sisanya adalah orang dewasa. Maka, rasio anak-anak terhadap orang dewasa adalah....
a. 1
: 2 d. 2 : 3
b. 2
: 1 e. 3
: 2
c. 1
: 3
16. Diagnosis
adalah upaya untuk menegakkan atau mengetahui jenis penyakit yang diderita oleh
seseorang. Dalam diagnosis penyakit
terdapat tiga cara utama, yaitu....
a.
Anamnesis,
tanda (sign), tes (uji)
b. Tanda,
tes, observasi
c. Anamnesis,
Tanda, interview
d. Anamnesis,
tes, eksperimen
e. Tanda,
observasi, eksperimen
17. Proporsi
adalah presentase perbandingan antara
suatu kelompok penduduk tertentu dengan jumlah keseluruhan . Proporsi adalah
angka yang menunjukkan hubungan sub populasi dengan keseluruhan populasi yang
sama. Jika di Kecamatan B ditemukan penderita TBC sebanyak 20 dan jumlah
penduduk dikecamatan tersebut adalah 200 orang. Maka, berapakah proporsi
penderita TBC pada kecamatan tersebut !
a. 0.1
%
b. 0,001
%
c. 1
%
d.
10
%
e. 100
%
18. Di
Kota A pada tahun 2010 terdapat penduduk sebanyak 25.000 orang. Lingkungan yang kumuh
menyebabkan semuanya rentan terhadap penyakit diare dan ada beberapa orang yang
terkena penyakit diare. Dari laporan
puskesmas terdapat penderita baru bulan maret 40 orang, April 60 orang
dan mei 65 orang. Berapa angka inseden di kota tersebut....
a. 66
b. 6,6
c.
0,66
d. 0,06
e. 0,6
19. Berikut
adalah alasan mengapa transisi epidemiologi dapat terjadi, kecuali..
a. Perubahan
struktur masyarakat dari masyarakat agraris ke masyarakat industri
b. Peruban
struktur penduduk (transisi demografi)
c. Perbaikan
dalam sanitasi lingkungan khususnya penyediaan air bersih
d. Peningkatan
pelayanan kesehatan dalam memberantas penyakit infeksi
e.
Obat-obatan
belum ditemukan
20.
Yang bukan termasuk dalam
tahap/Langkah-langkah screening, kecuali ...
a. Tahap menetapkan masalah, cara
pengumpulan data, menetapkan populasi, tahap melakukan penyaringan, tahap
penyusunan laporan dan tindak lanjut
b. Tahap
menetapkan masalah, tahap penyaringan, penyusunan laporan
c. Tahap
menetapkan masalah, pengumpulan data, pengkajian, penyusunan laporan
d. Tahap
menetapkan masalah, cara pengumpulan data, menetapkan populasi, tahap melakukan penyaringan
e. Tahap
pengumpulan masalah
21. klasifikasi diagnostik standar
internasional untuk semua epidemiologi umum untuk penggunaan di
beberapa manajemen kesehatan dan klinis. Merupakan pengertian dari?
a.
WHO
(World Health Organization)
b. ICD
(International Classification of Diseases)
c.
Penyakit
menular
d.
Penyakit
tidak menular
e.
Penyakit
Infeksi
22.
Bagaimana
riwayat alamiah penyakit pada tahap pre-patogenesis?
a. Masuknya bibit
penyakit kedalam tubuh pejamu, tetapi gejala- gejala penyakit belum nampak.
b. Munculnya
gejala-gejala penyakit, pada tahap ini pejamu sudah jatuh sakit tetapi sifatnya
masih ringan
c.
Telah terjadi
interaksi antara pejamu dengan bibit penyakit tetapi interaksi ini masih diluar
tubuh manusia, dalam arti bibit penyakit belum masuk kedalam tubuh pejamu.
d. Pejamu sudah
jatuh sakit tetapi sifatnya masih ringan.
e. Berakhirnya
perjalanan penyakit
23.
Bagaimana
perubahan dalam transisi epidemiologi?
a.
Perubahan kompleks dimana
prevalensi penyakit infeksi menurun dan penyakit non-infeksi meningkat
b.
Perubahan
kompleks dimana prevalensi penyakit infeksi meningkat dan penyakit non-infeksi
menurun
c.
Perubahan
kompleks dimana prevalensi penyakit infeksi tetap dan penyakit non-infeksi
menurun
d.
Perubahan
kompleks dimana prevalensi penyakit infeksi meningkat dan penyakit non-infeksi
tetap
e.
Prevalensi
penyakit infeksi dan non-infeksi tetap
24.
Kasus
TBC pada tahun 2015 di kota X adalah 400 kasus dan penduduk kota X pada tahun
yang sama adalah 50.000 orang. Berapakah rate dari kasus tersebut?
a.
7
b.
9
c.
11
d.
12
e. 8
25.
Pak
Tono merupakan seorang manager di perusahaan K. Pada saat ingin berangkat kerja
pak Tono mulai merasakan gejala penyakit berupa demam dan mual akan tetapi pak
Tono tetap bekerja dan melakukan aktifitas sehari-hari karena menganggap
penyakitnya masih ringan. Pada riwayat alamiah penyakit, Pak Tono dikategorikan
pada tahap?
a.
Pre-patogenesis
b.
Masa
inkubasi
c.
Tahap
penyakit lanjut
d.
Tahap penyakit dini
e.
Tahap
penyakit kronis
A. Esay
1.
Apa
yang dimaksud dengan screening
Jawab:
Penyaringan atau screening
adalah upaya mendeteksi penderita dengan penyakit tertentu dalam masyarakat
dengan melaksanakan pemisahan berdasarkan gejala yang ada atau pemeriksaan laboratorium
untuk memisahkan yang sehat dan yang kemungkinan sakit, selanjutnya diproses
melalui diagnosis dan pengobatan
2.
Sebutkan
tujuan screening
Jawab :
Tujuan screening yaitu:
a.
Mengetahui diagnosis sedini mungkin
b.
Mencegah meluasnya penyakit
c.
Mendidik masyarakat melakukan general
check up
d. Memberi
gambaran kepada tenaga kesehatan tentang suatu penyakit (waspada mulai dini)
e.
Memperoleh data epidemiologis, untuk
peneliti dan klinisi
ESSAY
1.
Jelaskan macam-macam screening!
Jawab:
a.
Penyaringan massal, yaitu penyaringan yang
melibatkan populasi secara keseluruhan
b.
Penyaringan multiple, yakni penyaringan yang
dilakukan dengan menggunakan beberapa teknik uji penyaringan pada saat yang
sama
c.
Penyaringan yang ditargetkan, yakni penyaringan
yang dilakukan pada kelompok-kelompok yang terkena paparan yang spesifik.
Contohnya pada pekerja pabrik yang terpapar bahan timbal
d.
Penyaringan oportunistik, yakni penyaringan yang
dilakukan hanya sebatas penderita-penderita yang berkonsultasi pada praktisi
kesehatan
2.
Jelaskan manfaat mempelajari riwayat alamiah
penyakit
Jawab:
a.
Untuk diagnostik. Masa inkubasi dapat
dipakai dalam pedoman penentuan jenis penyakit, misalnya dalam KLB
b.
Untuk pencegahan. Dengan mengerahui
perjalanan rantai penyakit, kita dapat dengan mudah mencari titik potong yang
penting dalam upaya pencegahan penyakit
c.
Untuk terapi. Dengan mempelajari tahap
perjalanan awal penyakit, pemberian terapi di awal adalah waktu yang tepat.
Lebih awal terapi dilakukan akan lebih baik hasil yang diperoleh.
3. Sebutkan
tujuan dari mendefinisikan kasus!
= - Untuk mengetahui keluaran (outcome) dari penelitian
- Untuk
membandingkan batasan kasus yang digunakan dengan batasan kasus dalam
penelitian-penelitian sebelumnya.
4. Apa
yang dimaksud dengan status kesehatan ?
= Status kesehatan adalah suatu keadaan
kedudukan orang dalam tingkatan sehat atau sakit.
5. Jelaskan
apa yang dimaksud dengan screening!
Jawab:
Screening atau penyaringan kasus adalah cara untuk
mengidentifikasi penyakit yang belum tampak melalui suatu tes atau pemeriksaan
atau prosedur lain yang dapat dengan cepat memisahkan antara orang yang mungkin
menderita penyakit dengan orang yang mungkin tidak menderita.
6. Sebutkan
3 manfaat mengetahui riwayat alamiah penyakit!
Jawab:
1) Untuk
diagnostik
2) Untuk
pencegahan
3) Untuk
terapi
7. Sebutkan
tahapan dalam riwayat alamiah penyakit!
Jawaban
1. Tahap
Prepatogenesis
Penjamu
dalam keadaan sehat namun terjadi interaksi antara pejamu dan bibit penyakit
yang terjadi diluar tubuh.
2. Tahap
Patogenesis
a. Tahan
Inkubasi
b. Tahap
penyakit dini
c. Tahap
penyakit lanjut
d. Tahap
penyakit akhir
3. Tahap
Pasca Patogenesis
a. Sembuh
b. Berlangsung
kronik
c. Cacat
d. Mati
8. Apa
yang dimaksud dengan Spesifisitas dan Sensitivitas!
Spesifisitas adalah proporsi dari
orang-orang yang benar-benar sehat, yang juga diidentifikasi dengan menggunakan
uji penyaringan sebagai individu sehat dan sensitivitas adalah proporsi dari
orang-orang yang benar-benar sakit yang ada di dalam populasi yang disaring,
yang diidentifikasi dengan menggunakan uji penyaringan sebagai penderita sakit.

0 Komentar