Nama : Vini Gleynda Gracella
Stambuk : N 201 16 088
Mata
Kuliah : Manajemen Sumber Daya Manusia
(MSDM)
PENGUKURAN KEPUASAN KERJA
Kepuasan kerja juga penting dalam
aktualisasi karyawan. Karyawan yang tidak memperoleh kepuasan kerja tidak akan
pernah mencapai kematangan psikologis sehingga akan menyebabkan frustasi. Ciri
perilaku pekerja yang puas adalah mereka
yang mempunyai motivasi tinggi untuk bekerja,
mereka lebih senang
dalam melakukan pekerjaannya, sedangkan ciri pekerja yang
kurang puas adalah mereka yang malas
berangkat kerja, dan malas dalam melakukan pekerjaannya (Sumantri, 2001).
Kepuasan kerja sebagai cara pandang pegawai dalam merasakan dirinya atau
pekerjaannya (Mangkunegara, 2005). Sedangkan menurut Sondang P. Siagian (2001) mengemukakan
bahwa kepuasan kerja merupakan suatu cara pandang seseorang baik yang bersifat
positif maupun yang bersifat negatif tentang pekerjaannya.
Maka dapat disimpulkan bahwa kepuasan
kerja adalah perasaan seseorang mengenai cara pandang terhadap pekerjaannya.
Kepuasan kerja didapatkan dari hasil interaksi seseorang dengan lingkungan
kerjanya. Setiap individu akan memiliki nilai yang berbeda terhadap kepuasan
kerja. Hal ini disebabkan karena setiap individu memiliki kriteria sendiri
dalam menentukan aspek kepuasan kerjanya.
Pengukuran
kepuasan kerja ternyata sangat bervariasi, baik dari segi analisa statistik
maupun dari segi pengumpulan datanya. Informasi yang didapat dari kepuasan
kerja ini biasanya melalui tanya jawab secara perorangan, dengan angket maupun
dengan pertemuan kelompok kerja (Riggio:2005). Dalam semua kasus, kepuasan
kerja diukur dengan kuesioner laporan diri yang diisi oleh karyawan. Pengukuran
kepuasan kerja dapat dilakukan melalui beberapa pendekatan, yaitu sebagai
berikut :
a.
Brayfield Rothe Index (BRI)
Brayfield dan Rothe (1951) mengemukakan bahwa
usaha yang sistematis untuk mengembangkan indeks kepuasan kerja telah dilakukan
oleh Hoppock pada permulaan 1930. Indeks itu terdiri atas empat pertanyaan di
mana masing-masing diminta untuk memilih 7 jawaban dengan menggunakan skala
interval dari yang paling sangat setuju (7) ke jawaban yang paling sangat tidak
setuju (1). Rentang nilai BRI adalah 18 (sangat rendah) hingga 90 (tinggi).
Tabel 2.4 Daftar Pertanyaan BRI
|
No.
|
Pertanyaan
|
Skala
|
|
1.
|
I feel fairly satisfied with my present job
|
1-7
|
|
2.
|
Most days I am enthusiastic about my work
|
1-7
|
|
3.
|
Each day of work seems like it will never end
|
1-7
|
|
4.
|
I find real enjoyment in my work
|
1-7
|
|
5.
|
I consider my job rather unpleasant
|
1-7
|
b.
Job Diagnostic Survey (JDS)
Job Diagnostic Survey dikembangkan oleh Hackman dan Oldman
(1975). Hackman dan Oldman. Alat
ukur ini menunjukkan kaitan kepuasan kerja dengan lima dimensi inti dari
karakteristik pekerjaan, yaitu keanekaragaman keterampilan (skill variety), identitas tugas (task identity), keberartian tugas (task significance), otonomi (autonomy), dan umpan balik (feedback). Tujuan dari JDS
diantaranya.:
1)
Untuk memberi pengalaman pada pekerja
yang baru pertama kali masuk dunia kerja.
2)
Untuk mendapat respon umpan balik yang
potensial memberi motivasi pada pekerjaan masa lalu, sekarang dan masa depan.
3)
Untuk mengidentifikasi dan membandingkan
karakteristik kritis dalam pekerjaan.
Tabel
2.3 Job Diagnostic
Survey (JDS) oleh Hackman dan Oldham (1974)
|
No.
|
Daftar Pertanyaan
|
Skala
|
|
1
|
My
job provides a lot of variety
|
1-7
|
|
2
|
My
job allows me the opportunity to complete the work I start
|
1-7
|
|
3
|
My
job is one that may affect a lot of other people by how well the work is
performed
|
1-7
|
|
4
|
My
job lets me be left on my own to do my own work
|
1-7
|
|
5
|
My
job by itself provides feedback on how well I am performing as I am working
|
1-7
|
|
6
|
While
performing my job I get the opportunity to work on many interesting projects
|
1-7
|
|
7
|
My
job is arranged so that I have a chance and the ability to talk with
customer/clients
|
1-7
|
|
8
|
My
job has the ability to influence decisions that significantly affect the
organization
|
1-7
|
|
9
|
My
job provides me the opportunity of self-directed flexibility of work hours
|
1-7
|
|
10
|
My
job provides me with the opportunity to both communicate with my supervisor
and to receive recognition from them as well
|
1-7
|
|
11
|
My
job gives me the opportunity to use many new technologies
|
1-7
|
|
12
|
My
job arranged so that I have an understanding of how it relates to the
business mission
|
1-7
|
|
13
|
My
job influences day-to-day company success
|
1-7
|
|
14
|
I
am able to act independently of my supervisor in performing my job function
|
1-7
|
|
15
|
I
receive feedback from my co-workers about my performance on the job
|
1-7
|
Keterangan :
1.
Strongly
Disagree (bobot = 1)
2.
Disagree
(bobot = 2)
3.
Slightly
Disagree (bobot = 3)
4.
Undecided
(bobot
= 4)
5.
Slightly
Agree (bobot = 5)
6.
Agree
(bobot = 6)
7.
Strongly
Agree (bobot = 7)
c.
Job Descriptive Index (JDI)
Job descriptive Index adalah suatu instrumen pengukur kepuasan kerja yang dikembangkan
oleh Kendall dan Hulin (1969). Dengan instrumen ini dapat diketahui
secara luas bagaimana sikap karyawan terhadap komponen-komponen dari pekerjaan
itu. Variabel yang diukur adalah kepuasan terhadap
pengawasan (supervisi), kepuasan terhadap rekan kerja, kepuasan dengan
pekerjaan itu sendiri, kepuasan terhadap gaji, dan kepuasan terhadap promosi.
Cara penggunaan
JDI adalah dengan memberikan suatu set kata untuk mendeskripsikan tentang apa
yang mereka rasakan tentang beberapa aspek pekerjaan mereka. Karyawan
diminta untuk mengisi evaluasi kepuasan kerja dengan “Y” jika setuju dengan
pernyataan yang diberikan, “N” jika mereka tidak setuju atau “?” jika tidak
dapat memutuskan. Kemudian dari hasil survey
tersebut kemudian dapat diambil kesimpulan tentang status kepuasan kerja
karyawan.
Pemberian skor untuk Job Descriptive Index adalah sebagai berikut jika
jawaban “Y”, maka nilainya 3. Jika jawaban “N”, maka nilainya -3 dan jika
memilih “?” maka nilainya 0.
d.
The
Short Form MSQ
Short
Form
MSQ merupakan 20 daftar pertanyaan dari
The Long Form MSQ, dan terdiri dari 3 skala, yakni kepuasan intrinsik,
kepuasan ekstrinsik, dan kepuasan umum. Daftar jenis pertanyaann The Short Form MSQ :
Tabel
2.2 Pertanyaan
The Short Form MSQ
|
No.
|
Pertanyaan
|
Skala
|
|
1
|
Ability
utilization. The chance to do something that makes use of my abilities.
|
1-5
|
|
2
|
Achievement. The
feeling of accompllishment I get from the job.
|
1-5
|
|
3
|
Activity.
Being able to keep busy all the time.
|
1-5
|
|
4
|
Advancement.
The chances for advancement on this job.
|
1-5
|
|
5
|
Authority.
The chance to tell other people what to do.
|
1-5
|
|
6
|
Company
policies and practices. The way company policies are put into practice.
|
1-5
|
|
7
|
Compensation.
My pay and the amount of work I do.
|
1-5
|
|
8
|
Co-workes.
The way my co-workers get along with each other.
|
1-5
|
|
9
|
Creativity.
The chance to try my own methods of doing the job.
|
1-5
|
|
10
|
Independence.
The chance to work alone on the job
|
1-5
|
|
11
|
Moral
values. Being able to do things that don’t go against my conscience.
|
1-5
|
|
12
|
Recognition.
The praise I get for doing a good job
|
1-5
|
|
13
|
Responsibility.
the freedom to use my own judgement.
|
1-5
|
|
14
|
Security.
The way my job provides for steady employment.
|
1-5
|
|
15
|
Social
service. The chance to do things for other people.
|
1-5
|
|
16
|
Social
status. The chance to be “some body” in the community.
|
1-5
|
|
17
|
Supervision-human
relations. The way my boss handles his men.
|
1-5
|
|
18
|
Supervision-technidal.
The competence of my supervisor in making decisions.
|
1-5
|
|
19
|
Variety.
The chance to do different things from time to time.
|
1-5
|
|
20
|
Working
conditions. The working conditions.
|
1-5
|
Keterangan :
1.
Sangat Tidak Puas (bobot = 1)
2.
Tidak Puas (bobot = 2)
3.
Tidak merespon (bobot = 3)
4.
Puas (bobot = 4)
5.
Sangat puas (bobot = 5)
0 Komentar